bear
Artikel / Eksplorasi Makanan untuk Tumbuh Kembang Anak
Eksplorasi Makanan untuk Tumbuh Kembang Anak
obj
cloud
cloud
cloud
Eksplorasi Makanan untuk Tumbuh Kembang Anak

Hi Moms, tahukah kalau pemberian stimulasi untuk si Kecil sangat penting untuk perkembangannya? Perkembangan ini terjadi paling pesat di 2 tahun pertama kehidupannya sehingga Moms harus tau bagaimana mengoptimalkannya.

Pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) juga bisa menjadi salah satu cara untuk stimulasi perkembangan Si Kecil, lho. Bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan gizinya, eksplorasi dari MPASI penting untuk melatih keterampilan motorik halus, oromotor, sensori serta kognitifnya. Untuk tahu lebih lanjut, yuk simak infonya berikut ini.

1. Eksplorasi Makanan untuk Perkembangan Motorik

Aspek perkembangan yang pertama, yaitu motorik. Keterampilan motorik anak dapat terstimulasi melalui eksplorasi berbagai bentuk, ukuran, dan tekstur MPASI. Proses makan yang mungkin tampak sederhana bagi orang dewasa, sebetulnya melibatkan keterampilan motorik halus dan oromotor anak. 

Keterampilan motorik halus adalah keterampilan yang melibatkan otot-otot halus serta koordinasi mata dan tangan. Aktivitas berupa menyentuh, memegang, dan mengambil berbagai bentuk MPASI dapat membantu anak meningkatkan keterampilan motorik halusnya melalui otot jari tangan. Selain itu, saat anak memasukkan makanan ke dalam mulutnya, mereka menggunakan kemampuan koordinasi gerakan motorik halus dan koordinasi tangan-mata. Untuk mengoptimalkan perkembangan ini, Moms bisa memberikan variasi bentuk dan ukuran MPASI sesuai perkembangan. Misalnya, memberikan camilan dengan ukuran pas yang bisa digenggam seperti biskuit untuk melatih kemampuan menggenggamnya di usia 6 bulan. Saat si Kecil berusia 8 bulan, ia sudah bisa menggunakan 2 jarinya untuk menjimpit sehingga pemberian camilan berukuran lebih kecil dapat melatih kemampuan menjimpitnya.

Perkembangan motorik lainnya yang tidak kalah penting adalah oromotor. Oromotor merupakan dasar keterampilan makan yang mencakup semua kegiatan yang menggunakan sistem gerak otot dari rongga mulut, seperti rahang, gigi, lidah, langit-langit, bibir, dan pipi, termasuk juga koordinasi gerak di antara organ-organ rongga mulut ini. Makanan yang tepat termasuk variasi rasa dan tekstur yang sesuai perkembangan anak akan menstimulasi kekuatan oromotor untuk makan dan bicara. Untuk menstimulasinya, Moms bisa berikan MPASI dengan variasi rasa dan tekstur tepat sesuai usianya. Eksplorasi berbagai tekstur MPASI akan membantu anak dalam berlatih mengunyah, menggerakkan makanan di mulut, dan menelan. Hal ini memperkuat otot-otot wajah mereka dan menjadi dasar untuk perkembangan bicara Si Kecil. Jika si Kecil telat diberikan tekstur padat dan kasar di usia 8 bulan, akan menyebabkan masalah makan di kemudian hari. Selain itu, pemberian finger foods yang sesuai dapat meningkatkan perkembangan kekuatan rahang serta melatih gerakan lidah anak.

2. Eksplorasi Makanan untuk Perkembangan Sensori

Selanjutnya, aspek perkembangan yang dapat terstimulasi dari eksplorasi makanan, yakni sensori. Mari kita bahas satu per satu.

  • Pengecapan
    Yang harus dipahami bahwa si Kecil sudah bisa mengenali rasa makanan sejak dalam kandungan dan berlanjut ketika menerima ASI. Pemberian MPASI harus bisa melatih penerimaan rasa untuk si Kecil. Dengan mengenalkan mereka aneka ragam rasa, anak menjadi lebih mudah menerima makanan baru dan mencegahnya menjadi picky eater.

  • Penglihatan
    Eksplorasi makanan melalui variasi bentuk, tampilan, dan warna MPASI dapat menstimulasi indra penglihatan anak. Seiring bertambahnya pengalaman, anak dengan sendirinya dapat mengenali atau memperkirakan rasa, tekstur, dan aroma meskipun tidak mencobanya langsung. Penyebabnya karena kerjasama antara mata dan otak yang membuat memori gambar.

  • Penghidu
    Sama halnya dengan  indra penglihatan, indra penghidu juga berhubungan dengan fungsi memori dan emosi. Ketika mencium aroma makanan atau minuman, terdapat gambaran bagaimana rasanya. Misalnya, seperti aroma khas yang dikeluarkan jeruk.

  • Pendengaran
    Setiap makanan yang dimakan memiliki suara yang berbeda. Suara tersebut juga berubah dalam setiap gigitannya. Contohnya saat munculnya suara kresss ketika menggigit atau mengunyah camilan yang renyah. Inilah bagaimana Si Kecil bisa menstimulasi pendengarannya.

  • Peraba
    Stimulasi indra peraba dapat terjadi ketika menyentuh makanan. Saat menyentuh makanan dengan tangan dan jari, anak dapat membayangkan rasa yang muncul di mulut. Misalnya keras, lembut, renyah, keras, atau lengket. Untuk itu, anak Si Kecil diberikan banyak kesempatan menyentuh dan merasakan makanan dengan tangannya agar menjadi lebih nyaman dan percaya diri dengan makanan.

3. Eksplorasi Makanan untuk Perkembangan Kognitif

Terakhir, aspek perkembangan yang dapat terstimulasi dari eksplorasi makanan adalah kognitif. Perkembangan kognitif mengacu pada perkembangan anak dalam berpikir, memahami, dan mengeksplorasi hal-hal di sekitar mereka. Penelitian menunjukkan bahwa gizi memengaruhi kemampuan kognitif pada seorang anak. Hal ini karena otak membutuhkan nutrisi baik makro maupun mikronutrien yang cukup untuk dapat berkembang. Asupan mikronutrien yang cukup juga dapat mencegah defisit kognitif dan masalah perkembangan jangka panjang. Contoh mikronutrien yang penting untuk perkembangan kognitif Si Kecil, yaitu zat besi, zinc, vitamin B kompleks (B6, B9, dan B12), vitamin E & C, serta kolin. Sehingga eksplorasi makanan bernutrisi juga akan bermanfaat untuk kognitif nya.

Dari informasi di atas, dapat disimpulkan bahwa MPASI yang Moms berikan untuk Si Kecil memiliki fungsi lebih dari mengenyangkan saja.  Faktanya, MPASI dapat menstimulasi perkembangan motorik, sensori, dan kognitif anak. Untuk itu, berilah makanan yang bervariasi baik rasa, tekstur, bentuk, serta bergizi seimbang.


Referensi:

  • Afifa, I.T., Sambo, C.M. and Medise, B.M. (2016) Pentingnya Memantau pertumbuhan Dan Perkembangan anak (bagian 1), Ikatan Dokter Anak Indonesia. Available at: https://www.idai.or.id/artikel/seputar-kesehatan-anak/pentingnya-memantau-pertumbuhan-dan-perkembangan-anak-bagian-1. 
  • Tastes and textures (2023) Centers for Disease Control and Prevention. Available at: https://www.cdc.gov/nutrition/infantandtoddlernutrition/foods-and-drinks/tastes-and-textures.html.
  • Your baby’s first solid foods (2022) NHS choices. Available at: https://www.nhs.uk/conditions/baby/weaning-and-feeding/babys-first-solid-foods/. 
  • Suryana, D. 2018. Stimulasi Aspek Perkembangan Anak. Available at: http://repository.unp.ac.id/21033/1/STIMULASI%20ASPEK%20PERKEMBANGAN%20ok.pdf
  • Budhyanti, W. 2022. Panduan Stimulasi Tumbuh Kembang Anak Usia 0-11 Tahun. Available at: http://repository.uki.ac.id/13344/1/PanduanStimulasiTumbuhKembangAnak.pdf
  • Sensory and Eating (2022) County Durham and Darlington NHS Foundation Trust. Available at: https://www.nhs.uk/conditions/baby/weaning-and-feeding/babys-first-solid-foods/ . 
  • Visual (no date) NHS Essex Partnership University. Available at: https://eput.nhs.uk/patient-carer-and-visitor/children-and-young-people-experiencing-sensory-processing-needs/explore-our-senses/visual/.

Bagikan :
bear
obj
wave
wave
Jelajahi Lebih Lanjut
obj
obj
cloud
cloud
cloud