Sumber Karbohidrat Pengganti untuk Anak Selain Nasi
Salah satu jenis asupan untuk memenuhi kebutuhan karbohidrat anak adalah . Sayangnya tidak semua menyukai sumber karbohidrat ini. Ada kalanya anak bosan makan nasi. Alhasil, banyak orang tua yang dibuat bingung akibat tingkah si kecil yang tiba-tiba menolak nasi. Tak jarang, hal itu bisa berakhir dengan tindakan gerakan tutup mulut (GTM).
Ya, kekurangan asupan karbohidrat bisa membawa efek yang kurang baik untuk anak. Dilansir eatright, karbohidrat berfungsi sebagai bahan bakar untuk energi tubuh, membantu memaksimalkan pertumbuhan otot dan otak anak, hingga mengoptimalkan tumbuh kembangnya.
Saat anak bosan menyantap nasi, orang tua tentu harus pintar mencari alternatif pengganti agar kebutuhan karbohidratnya tetap terpenuhi. Anda bisa mengenalkan berbagai aneka makanan baru yang bisa menjadi sumber karbohidrat.
Ya Moms, demi tumbuh kembang anak yang optimal, anak-anak harus mengonsumsi makanan yang bervariasi. Sebab, tak ada satu jenis makanan pun yang bisa memenuhi semua kebutuhan gizi anak. Semakin bervariasi makanan anak konsumsi, maka semakin banyak dan lengkap pula zat gizi yang didapat anak.
Jangan khawatir jika bingung mencari makanan baru yang mengandung sumber karbohidrat yang tinggi, karena ada banyak sumber karbohidrat lain yang cocok diberikan sebagai variasi makanan anak setiap hari. Cara mengolahnya juga mudah Moms, bahkan bisa diolah juga menjadi camilan lezat. Apa saja? Berikut kumparan berikan ulasannya:
1. Pasta
Kata siapa pasta hanya bisa disajikan untuk orang dewasa? Anak-anak yang sudah bisa menyantap makanan dengan berbagai variasi tekstur sebenarnya sudah bisa diberikan sajian asal Italia ini, Moms.
Anda hanya perlu menyesuaikan bahan-bahannya agar aman disantap anak, dan tentunya bisa membantu memenuhi nutrisi hariannya. Misalnya diolah menjadi carbonara suwiran daging ayam sebagai sumber protein dan brokoli atau bayam untuk serat dan vitaminnya; atau membuat mac & cheese yang creamy dan gurih dikombinasikan bersama telur dan wortel.
Namun perlu diperhatikan saat memasaknya ya, Moms. Anda perlu memasak pasta hingga matang sempurna agar si kecil bisa dengan mudah mengunyahnya dan menghindari risiko tersedak. Selain itu, Anda juga harus selektif dalam memilih pasta untuk si kecil. Pastikan pasta tersebut memang dibuat khusus untuk bayi, seperti Promina Pasta varian Mac & Cheese dan Creamy Chicken Spinach, pasta khusus bayi pertama di Indonesia yang terbuat dari ekstrak bahan asli, dilengkapi kandungan yang dibutuhkan oleh si kecil seperti Omega 3 & 6 serta vit A, C, E, dan Zinc. Pasta ini yang bisa diberikan kepada anak berusia di atas 1 tahun ini juga bebas MSG sehingga lebih aman dimakan si kecil, Moms!
Cara membuatnya pun mudah, rebus pasta selama 10 menit hingga lunak, kemudian campurkan dengan saus pasta yang sebelumnya telah dicampur dengan 40 ml air hangat. Pasta hangat untuk si kecil pun siap disajikan.
2. Oatmeal
Selain salah satu sumber karbohidrat kompleks, oatmeal juga kaya kandungan serat larut air bernama beta-glucan yang baik bagi sistem pencernaan. Dilansir healthline, 100 gram oatmeal dapat memenuhi 44 persen kebutuhan serat harian.
Anda bisa mengolah oatmeal sebagai bubur lalu sajikan bersama potongan buah-buahan kesukaan anak, misalnya pisang, strawberry, blueberry, atau kismis untuk menambah rasa manis. Sebagai variasi lain, oatmeal juga bisa diolah menjadi pancake, muffin, atau bahkan biskuit.
3. Kentang
Tekstur kentang yang cepat lunak setelah dikukus atau direbus membuatnya jadi pilihan tepat untuk alternatif makanan anak. Apalagi kentang juga mengandung mineral dan vitamin yang cukup tinggi, seperti vitamin C, vitamin B6, potasium, mangan, magnesium, hingga folat.
Selain diolah menjadi puree atau mashed potato, Anda bisa membuat camilan bola-bola kentang yang diisi keju dan cacahan sayuran, potato salad yang disajikan dengan telur rebus, atau potato wedges sebagai alternatif camilan anak di rumah.
4. Jagung
Jagung sah-sah saja diberikan kepada anak, tapi untuk jagung utuh sebaiknya diberikan saat si kecil sudah bisa mengunyah makanan yang solid dan bertekstur. Dilansir Solid Starts, mengandung vitamin B, serat, hingga zat besi dan zinc untuk mendukung tumbuh kembang anak; serta tinggi antioksidan yang baik bagi daya tahan tubuh.
Ada banyak olahan jagung yang bisa dicoba, mulai dari bubur jagung hingga perkedel jagung yang dicampur sayur seperti wortel atau brokoli. Anda juga bisa mengukusnya dengan beras dan jadilah sajian nasi jagung untuk menu anak dan keluarga.
5. Ubi
Tidak hanya punya kandungan gizi yang cukup lengkap mulai dari karbohidrat, vitamin, serat dan mineral, cita rasa manis ubi juga membuatnya mudah diterima lidah anak-anak. Apalagi harganya juga cukup terjangkau dan mudah didapatkan di pasar hingga supermarket.
Tekstur lembut seperti kentang dan rasa yang manis membuat ubi cocok diolah menjadi berbagai sajian. Mulai dari bubur, kue, bola-bola ubi, atau direbus saja juga sudah nikmat.
Itu dia beberapa rekomendasi menu alternatif nasi yang bisa Anda coba untuk menu anak di rumah. Yuk dicoba, Moms!
sumber : Kumparan, 2021

